Archive for the ‘Ragam’ Category

Akhirnya ada juga yang mengatakan saya ganteng

September 4, 2007

Minggu kemarin, di Bandung ada acara Bandung International Festival Folklore. Acara ini kerja sama antara sekolah bisnis ITB dan UNESCO serta didukung pula oleh BIP, BSM sebagai tempat diselenggarakannya festival tari rakyat tersebut.

Festival ini diikuti oleh 3 negara Eropa yaitu Italia, Polandia dan Spanyol sedangkan 3 dari Asia yaitu Thailand, Srilangka dan Malaysia.

Saat menonton acara tersebut saya berkenalan dengan seorang gadis yang ternyata seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Bandung. Sambil menikmati tarian, kami mengobrol ngalor ngidul, ngobrol dilakukan disaat break pergantian penari dan akhirnya percakapan kami sampai pada : (more…)

Iklan

Ketika musibah berbuah kenikmatan

September 3, 2007

Karena kelelahan bekerja , perubahan cuaca serta tidak diimbanginya pemasukan energi, protein dan vitamin ke tubuh akhirnya saya sakit beberapa hari. Walau kini masih terasa kurang enak badan tapi saya bisa ngeblog lagi, senang rasanya bisa kembali ngeblog.

Jam kerja mulai dari sore hingga tengah malam membuat saya tidak dapat melakukan ibadah yang biasa dilakukan malam hari seperti tahajud, mengaji al quran setelahnya dan ibadah lainnya. Namun karena memang ditugaskan malam, harus diterima dengan penuh keikhlasan dimana memang bekerja harus dilakukan sebagai suatu ibadah bukan karena hal lainnya seperti daripada nganggur. (more…)

Kontroversi, suatu strategi marketing

Agustus 22, 2007

 Dalam post sebelumnya yaitu kartu nama sebagai alat marketing, kekuatan data dalam iklan, tanda tangan sebagai alat marketing disebutkan bahwa banyak cara dalam memasarkan suatu produk, kali ini yang akan saya bahas adalah kontroversi. Di benak orang jika ada kalimat atau bahasa yang mengenai pikiran maupun yang terdalam yaitu lubuk hatinya, maka dengan spontan akan berontak dan ingin mengetahui kenapa sesuatu itu melakukan hal yang menyimpang dari norma yang telah ada atau berlaku pada umumnya. (more…)

Kartu nama sebagai alat marketing

Agustus 20, 2007

Sudah menjadi kebiasaan jika selesai melakukan suatu rapat antar perusahaan yang baru pertama kali dilakukan, maka para peserta yang berlainan perusahaan akan melakukan saling tukar kartu nama dimana dalam kartu nama tercantum data peserta itu sendiri disertai data kantor dimana ia bekerja seperti alamat kantor, nomor telepon, nomor fax dan email namun hanya sedikit yang menyertakan di kartu nama tersebut nama situs dari perusahaan yang bersangkutan.

Ada beberapa kategori kartu nama:

  1. Kartu nama personal, kartu nama ini biasanya dipergunakan untuk merepresentasikan si pemegang kartu. Tampilan kartu dihias seindah mungkin dan data di kartu hanya nama, alamat, no telepon dan kalau punya email pribadi ditampilkan juga ( namun karena belakangan banyak SPAM akhirnya dihilangkan). Biasanya dimiliki anak SMU maupun universitas atau yang memang ingin memiliki kartu nama. Namun ini kurang diminati karena biasanya saling tukar data dan disimpan di Handphone. (more…)

Oleh oleh cerita dari Kyai

Agustus 19, 2007

Ketika pengajian rutin bulanan, sang Kyai bercerita bahwa suatu saat dia pergi ke suatu jamuan. Sang tuan rumah memperkenalkan salah satu sesepuhnya dan memintanya untuk menjadi pembicara.

Ternyata sang sesepuh ini tidak pernah tampil berbicara di depan umum sehingga suasana menjadi hening. Ketika itu disodorkan kertas kepada sang sesepuh untuk memimpin membaca surat Al Fatihah.

Biasanya sebelum meminta hadirin membaca surat Al Fatihah, yang memimpin membaca bi barokati ummil Quran Al faaatihah, lalu hadirin membaca surat Al Fatihah.Namun karena sang sesepuh ini ternyata gugup, yang dibaca bukannya bibarokati ummil quran Al faatihah melainkan kayu jati rasamala Al baaaasiyah. 🙂