Archive for the ‘Pikiran’ Category

Perlunya Backup Data Oleh Pribadi

Agustus 21, 2007

Melihat kasus dihapusnya blog A Fatih Syuhud Blogger Indonesia di Blogspot Blogger dimana menurut yang empunya Blogger bahwa Mas Fatih melanggar TOS mereka. Walaupun Mas Fatih mengatakan bahwa artikelnya original namun tetap dihapus dan penghapusan blog itu tanpa pemberitahuan dulu oleh empunya Blogger ke Mas Fatih.

Pelajaran yang menarik untuk di ambil oleh blogger maupun penikmat internet dari kasus tersebut adalah: (more…)

Iklan

Blog Word Press yang Tumbuh Cepat

Agustus 8, 2007

Habis login pas masuk dashboard menu admin, eh ada tulisan Dunia Fana nomor 1 di Blog Word Press yang Tumbuh Cepat. Padahal saya baru mulai tanggal 5 bulan Juli lalu. Jadi baru sekitar 1 bulan.

fast growing

Memang dilihatnya dari apa ya sampai saya nomor satu. Seneng sih, cuma pengen tahu aja. Maklum bagi pemula, nomor satu itu suatu kebanggaan lain bagi yang sudah tahunan.

PEMBERITAHUAN :

Mulai tanggal 6 September 2007 blog saya yang berjudul Dunia Fana pindah ke duniafana.com

Bagi pengunjung blog Dunia fana ini sudilah kiranya mengakses langsung ke situs yang baru.

Artikel artikel yang berada di blog di wordpress ini seluruhnya di upload ke situs blog saya yang baru.

Terima kasih atas kunjungannya,

Aries Purwantoro.

Kekuatan Kata Dalam Iklan

Agustus 7, 2007

Berbagai jenis iklan sering kita lihat di TV, didengar di radio, dibaca di media cetak, namun yang sangat berpengaruh biasanya iklan yang ditayangkan di TV karena audience dapat langsung menikmati suguhan visual dibandingkan jika harus menghayalkan iklan dari radio atau gambar dua dimensi media cetak. Dari sekian jenis iklan yang ada,  ada yang menghibur namun juga ada yang tidak menarik sama sekali bahkan yang lebih parah adalah terjadi perang iklan antar produk dimana saling menjatuhkan produk kompetitor.

Sebagai penikmat iklan kadang saya berpikir kenapa iklan yang dibuat harus menjatuhkan produk kompetitor, bukankah akan lebih baik jika produk yang diiklankan itu disebut keunggulan saja menurut versi produk tersebut. Apakah produk itu bagus atau tidak toh kembali kepada konsumen yang menentukan produk mana yang akan dipilih dan dibeli.

Memang tidak dipungkiri kekuatan iklan juga berpengaruh kepada pikiran seorang konsumen untuk memilih produk yang mana namun jika konsumen merasa produk yang dibeli sesuai dengan yang diiklankan maka kemungkinan besar dia akan loyal kepada produk tersebut tetapi jika produk yang dibeli tidak sesuai dengan yang diiklankan maka kemungkinan justru dia akan mengiklankan kejelekan dari produk yang dia beli tersebut baik lewat surat pembaca maupun mailing list atau forum. Katakanlah misal produk HP, dulu sebelum Siemens dibeli oleh Benq,  setiap yang beli Siemens dikatakan oleh penjual sebagai orang yang setia dengan produk karena tidak seringnya produk baru keluar.

Kekuatan kata kata dalam perang iklan kadang membuat kompetitor gerah. Sebagai contoh lihatlah, ketika operator telepon seluler Esia mengeluarkan iklan terakhirnya dengan memunculkan warna identitas dari kompetitor dengan menyebut kekurangan kekurangannya yang kontan langsung menuai reaksi dari para kompetitor dengan iklan yang bertema membalas Esia. Saya melihatnya berarti iklan yang disampaikan Esia mengena ke operator yang lain, bisa dikategorikan itu iklan berhasil.

Dengan adanya perang iklan biasanya berimbas ke perang harga dari suatu produk, dengan diturunkannya harga yang sebelumnya agak mahal dan kini terjangkau masyarakat luas. Yang diuntungkan tentunya adalah konsumen ( mungkin dalam hati berpikir, terus aja perang iklan dan perang harga  yang penting harga turun dan bisa dinikmati masyarakat).

Bagaimana Cara Mendapatkan Ide ?

Agustus 6, 2007

Dalam acara These Amazing People yang ditayangkan oleh MetroTV tanggal 5 Agustus 2007, menampilkan orang orang yang sangat kreatif dalam membuat suatu karya. Sudah ratusan produk yang diciptakan, ada yang laris di pasaran dan ada juga yang tidak laku.

Lalu bagaimana mereka mendapatkan ide ? Berikut rangkuman bagaimana mereka mendapatkan ide :

  1. Bekerja, dengan bekerja akan timbul karena bisa saja terjadi kendala sehingga akan muncul ide
  2. Mencari apa yang dibutuhkan oleh konsumen dengan cara pergi ke client atau konsumen ( survey)
  3. Berselera humor, terkadang konsumen justru tertarik, misal karena banyaknya larangan merokok di tempat umum sehingga dibuatlah suatu wadah rokok yang terdiri dari tempat menyimpan rokok, tempat menghisap rokok dam tempat mengeluarkan asap rokok, sedangkan asap rokoknya sendiri keluar dari lubang dengan udara bersih karena sudah difilter.
  4. Timbulkan rasa penasaran dalam diri karena sebagai penemu harus mempunya rasa penasaran
  5. Bermimpi atau berkhayal
  6. Terbuka untuk sejumlah petualangan

Sementara tambahan dari saya jika sebelum dan ketika mendapatkan ide agar tidak hilang, maka lakukan hal hal berikut ini:

  • Sediakan selalu alat alat tulis baik pensil maupun pulpen dan kertas dimanapun dan kapanpun Anda berada ya tentunya kalau lagi mandi tidak termasuk
  • Bila tidak ada alat alat tulis gunakan SMS di HP Anda, simpan di draft
  • Bila tidak ada keduanya, pinjam kepada oang sekitar

Segera lakukan catat ide Anda yang timbul karena terkadang ide hilang cepat begitu saja. Semoga bermanfaat.

Kalau….

Juli 21, 2007

Kalau saya lulus SMU nanti saya akan sembeli kambing untuk dimakan sekelas.

Jikalau saya diterima kerja saya akan cukur rambut saya sampai botak.

Andai saya diterima jadi pacarnya saya akan traktir kalian.

Andaikan saya punya anak nanti saya akan mewakafkan tanah saya satu hektar untuk masjid.

Jika…

Seandainya…

Dan masih banyak lainnya.

Begitu banyak pengandaian saat sesorang menanti sesuatu yang dianggap penting dalam roda kehidupan yang dilalui dirinya. Hal ini biasanya disebut nazar.

Tidak ada yang salah dalam bernazar namun ketika seseorang melakukan suatu nazar maka orang tersebut sudah melakukan perjanjian selain kepada diri sendiri juga kepada Alloh. Berhati hatilah jika melakukan nazar apalagi jika nazar itu dilakukan dalam keadaan seorang diri atau tidak ada saksi yang mendengar nazar tersebut sehingga ketika orang tersebut lupa akan nazarnya ada yang mengingatkannya karena janji adalah hutang.

Suatu waktu teman kakak bernazar jika lulus SMA akan bakar ayam namun selang beberapa bulan setelah lulus dia tidak juga melakukan nazarnya dan ketika teman temannya datang kerumahnya dia dalam kedaan sakit. Mereka mengingatkan akan nazar itu namun dijawab oleh yang bernazar bahwa sakitnya itu bukan karena nazar. Hingga beberapa bulan kemudian teman itu masih sakit dan tetap tidak melakukan apa yang dinazarkannya. Apakah sakitnya karena tidak melakukan apa yang dinazarkannya, wallohu a’lam.

Kalau dilihat sebenarnya orng yang bernazar itu bisa dikatakan orang yang pelit karena orang itu akan melakukan pekerjaan yang baik ( tentunya nazar biasanya berbuat baik) jika Alloh telah mengabulkan permintaan atau permohonannya. Sehingga jika tidak dikabulkan atau gagal atas apa yang dia lakukan maka dia tidak melakukan hal yang baik tersebut.

Untuk berbuat baik tidak diperlukan nazar namun jadikanlah berbuat baik itu sebagai suatu kebiasaan dalam kehidupan sehari hari. Jika belum mampu melakukan hal baik yang dirasa besar maka lakukanlah hal hal yang kecil terlebih dahulu seperti meminggirkan batu yang ada di tengah jalan yang saat itu tidak ramai kendaraan lalu lalang karena kalau batu itu terlindas motor maka kemungkinan motor akan jatuh. Masih banyak lagi hal kecil lainnya yang dapat diperbuat, oleh karena itu biasakanlah dan tanpa pamrih.