Tetes Air Bagi Kehidupan

Menurut berita di televisi kemarau mulai melanda di beberapa wilayah Indonesia sehingga banyak menyebabkan kekeringan yang mengakibatkan gagal panen dan juga ada yang panen awal menghindari kerugian yang lebih besar serta antrian warga dibeberapa mata air untuk mendapatkan air bersih, bahkan ada yang berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih.

Ironisnya, disaat musim menuju kemarau, kita lihat penggunaan air yang berlebihan bahkan menghamburkan air. Coba perhatikan orang orang ketika di toilet umum, ketika akan membersihkan tangan dia sudah membuka kran namun bukan langsung cuci tangan tapi bercermin dulu dan air tetap mengalir, lalu sesudah selesai cuci tangan tidak langsung menutup kran akan tetapi masih bercermin.

Coba ditanyakan ke mereka apakah mereka melakukan hal yang sama di rumah mereka. Jika melakukan hal yang sama berarti memang mereka tersebut pemboros namun jika tidak berarti mereka memanfaatkan fasilitas, mumpung bayar atau mumpung bukan di rumah sendiri karena kalau di rumah sendiri bayar air mahal.

Penulis pernah melihat di televisi bahwa ada Bapak bapak yang menanami bukit dengan pepohonan. Dia menancapkan pepohonan di sela sela bukit yang ada tanahnya selama puluhan tahun. Hingga akhirnya bukit yang dahulunya gersang kini rindang dengan pepohonan sehingga disana muncul mata air yang dipergunakan oleh warga sekitar. Bapak bapak ini melakukan sendiri tanpa pamrih namun ketika pohon mulai rindang, banyak yang menikmati hasil jerih payahnya.

Ketika air melimpah orang menghamburkannya namun ketika kekeringan melanda mereka menjerit. Oleh karena itu berhemat airlah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: